Renovation

3 Ciri Khas Modern Wardrobe

Kira-kira apa saja ya ciri-ciri wardrobe masa kini alias modern wardrobe yang digemari generasi milenial?

Source: https://www.instagr.am/wemakeinteriors

1. Tinggi full height

Tinggi lemari full height menjulang dari lantai sampai ke plafon ini menjadi pilihan favorit alasannya karena bisa menyimpan banyak barang tanpa menghabiskan tempat di dalam kamar.

2. Pintu kaca atau cermin

Kenapa pintu kaca? Selain menambah efek luas pada ruangan, pintu kaca mempermudah kamu memastikan penampilan sudah oke sebelum berangkat ke pertemuan atau sebelum tersambung ke zoom meeting dari rumah.

3. Lampu

Lampu built-in di dalam lemari memudahkan kamu melihat dan mencari pakaian dan aneka aksesoris yang diperlukan.

Nah, dari ketiga kriteria di atas, ada beberapa hal penting yang wajib diingat lho…

Yang pertama, siapkan laci di bagian bawah untuk menyimpan barang-barang berat. Rak bagian atas sebaiknya digunakan untuk menyimpan barang-barang yang ringan. Harus diingat bahwa lemari harus menanggung beban yang cukup berat ketika diisi penuh sampai setinggi plafon.

Kedua, gunakan rangka lemari yang terbuat dari kayu plywood agar kuat menahan beban. Pakaian-pakaian yang digantung sekalipun semuanya kalau ditimbang sekaligus beratnya cukup besar lhoo.

Source: Instagram wemakeinteriors

Tiga, gunakan instalasi lampu yang praktis. Sewaktu-waktu saat lampunya perlu diganti, pastikan teknisi bisa mengakses instalasi lampu tersebut tanpa harus mengeluarkan seisi wardrobemu.

Terakhir, jika menggunakan kaca cermin, pastikan kaca dibersihkan secara berkala menggunakan cairan khusus untuk menghindari noda ataupun bercak pada cermin agar tetap kinclong.




			

Menyekat Ruang Kerja di era new normal

Terdapat 3 Hal yang perlu diperhatikan saat menyekat ruang kerja kita di era new normal. Apa saja?

1. Sirkulasi Udara

Pertama-tama, sirkulasi udara harus lancar. Sirkulasi udara dapat dicapai melalui membuka jendela. Adapun tidak selalu memungkinkan untuk membuka jendela di ruangan yang posisinya di tengah-tengah, solusi yang paling mudah adalah memasang exhaust.

2. Luas Ruangan

Untuk menambah efektivitas penggunaan exhaust di dalam sebuah ruangan, kita dapat membandingkan daya hisap exhaust tersebut dengan luas ruangan.

Daya hisap exhaust harus sebanding dengan volume ruang dikali pergantian udara per jam. Pergantian udara per jam untuk area kantor berkisar dari 4 sampai 6 kali per jam. Maka, daya hisap exhaust atau sering juga dinamakan dengan istilah CMH (Cubic Meter Hour) untuk ruang kerja = 6 x volume ruangan.

3. Jaga Jarak

Dapat kita amati, bahwa luas sebuah ruangan berbanding lurus dengan jumlah orang yang bekerja dan beraktivitas di dalam ruangan tersebut.

Sebelum era new normal, luas area kerja ideal untuk masing-masing staff di dalam ruang perkantoran adalah 3 m2. Hal ini tidak bisa digunakan lagi dengan prinsip social distancing. Jarak aman antara pekerja harus 1.5 meter, sehingga luas area kerja ideal menjadi 4 – 4.5 m2.


PT. Duta Sentana Mandiri berbasis di Jakarta, dan berpengalaman dalam penataan ruang untuk keperluan kantor, komersil, maupun residensial. Kami memberikan jasa konsultasi, perencanaan interior, instalasi ruangan maupun perubahan dekorasi interior.

Customer service kami dapat dihubungi melalui chat Instagram @wemakeinteriors .

Biru: warna terpopuler

Tahukan Anda warna biru adalah warna yang paling populer? Pilihan warna biru sebagai warna populer bukanlah hal baru. Ada kutipan klasik berbahasa Inggris yang berbunyi “my pen is blue, my friend is you.”

Di design-tips kali ini, DSM menawarkan kabinet lemari dapur berwarna biru. Knob atau pegangan lemarinya menggunakan kayu berwarna putih. Dinding backsplash bermotif vintage dengan kombinasi tiga warna, yaitu biru, abu-abu, putih, mengajak Anda bernostalgia bersama keluarga.

Bahan kaca tempered juga menjadi pilihan backsplash untuk dapur modern. Selain pantulan cahaya pada kaca memberi tampilan elegan, kaca juga mudah dibersihkan. Semoga dapur Anda selalu menginspirasi.

Lemari dapur biru dengan backsplash kaca

Interior Ruang Makan ala Skandinavian dengan Aksen Industrial dan Elemen Dekoratif

Interior ala Skandinavian banyak diminati karena skema warnanya yang didominasi warna kayu dan putih polos. Dari segi bentuk dan teksturnya, gaya perabotan minimalis memperkuat fungsi dengan mengurangi elemen dekoratif yang sifatnya kurang esensial.

Produsen-produsen mebel lokal pun sudah cukup banyak yang mengadopsi desain minimalis ala Skandinavian. Karena diminati pula oleh kalangan millennial, banyak kafe-kafe atau kedai kopi yang menampilkan estetika dari desain yang sifatnya minimalis ini.

Perabotan Skandinavian Dikombinasikan dengan Aksen Industrial

Siapa bilang bahwa perabotan ala Skandinavian tidak bisa dikombinasikan dengan mebel bergaya industrial atau gaya lainnya?

Jangan ragu-ragu untuk menyelipkan aksen industrial ke dalam ruangan Anda. Selain menilai sebuah ruangan dari segi fungsi, mata kita juga perlu dimanjakan oleh penataan interior yang kekinian.

Di ide desain minggu ini, kami memasang lampu gantung bergaya industrial di atas meja makan. Lampu gantung ini terbuat dari material besi dan masing-masing sikunya bisa dilipat untuk menyerupai kaki laba-laba.

Elemen Dekoratif Bergaya Klasik

Pada tepi dinding di belakang kursi makan terdapat sebuah kabinet buffet yang gayanya mengarah ke gaya klasik. Berbeda dengan gaya minimalis, mebel bergaya klasik memiliki elemen dekoratif berupa lekukan atau ukir-ukiran. Untuk nempertahankan gaya Skandinavian pada ruangan ini, kabinet buffet yang kami pilih berwarna putih dengan kaki kayu.

Tidak kalah penting adalah pemilihan lukisan agar setiap ruangan memiliki cerita. Kami memilih lukisan Volendam yang menggambarkan rumah-rumah di negeri Belanda. Lukisan cantik ini menyempurnakan ruangan yang tadinya polos dengan menyajikan suasana Eropa dalam warna-warna yang cerah. Karya-karya lain oleh artis yang melukis Volendam ini bisa dilihat di akun Instagram @hearth.ja .

Diskusikan ide interiormu dengan tim desain kami.

3 Syarat Dapur Minimalis

Sebuah dapur minimalis harus memenuhi paling tidak 3 syarat berikut ini.

Yang pertama dan yang paling utama adalah ventilasi. Hindari menata dapur di dalam ruangan tertutup. Jika tidak memungkinkan, maka bisa juga ditempatkan exhaust fan pada bagian atas kompor.

Yang kedua, letakkan peralatan memasak dan mencuci piring pada sisi dinding yang panjang. Tipe layout memanjang adalah tipe yang paling ideal untuk ruangan terbatas. Namun di sini kita bisa menambahkan meja island sebagai area persiapan, sehingga Anda dapat meletakkan bahan-bahan yang akan dimasak dengan leluasa.

Yang ketiga, sisihkan sudut atau meja khusus di dalam ruangan dapur Anda untuk meletakkan peralatan minum seperti coffee machine, teko air panas, dispenser air minum, dan sebagainya. Dengan begitu anggota keluarga Anda akan merasa nyaman untuk membuat dan mengambil air minum, tanpa mengganggu aktivitas Anda saat memasak di dapur.

Tim kami di DSM siap membantu Anda menciptakan dapur dan pantry yang paling optimal untuk hunian maupun kantor Anda.